Unja Terima 2.263 Mahasiswa Baru Melalui Jalur Mandiri

Universitas Jambi (Unja) membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri dari tanggal 17-21 Juni 2021. Kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di Unja sebanyak 2.263 orang.

Jambi – Universitas Jambi (Unja) menerima 2.263 mahasiswa baru melalui jalur mandiri yang pendaftarannya dibuka mulai Senin (17/5) sampai dengan 21 Juni 2021.

“Melalui jalur mandiri kita menerima 2.263 orang mahasiswa baru dimana pendaftarannya mulai hari ini,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik Unja Kamid di Jambi, Senin.

Tes masuk perguruan tinggi melalui jalur mandiri di Unja tersebut dilaksanakan dari tanggal 28 Juni 2021 sampai dengan 7 Juli 2021.

Tes melalui jalur mandiri tersebut dilaksanakan di Kampus Mendalo Unja. Pengumuman hasil tes melalui jalur mandiri tersebut pada tanggal 14 Juli 2021.

Sementara itu, Unja telah melaksanakan seleksi bersama masuk perguruan tinggi yang mana tesnya dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 12-19 April 2021 dan gelombang ke dua dari tanggal 26 April sampai dengan 3 Mei 2021.

“Pengumuman hasil SBMPTN pada tanggal 14 Juni, kuota penerima mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN sebanyak enam ribu mahasiswa,” kata Kamid.

Hingga saat ini Unja telah melaksanakan dua jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN, kemudian melalui jalur SMMPTN.

Pada tahun 2021 ini Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unja yang paling diminati peserta. Namun jika dilihat per jurusan maka empat jurusan yang paling diminati peserta melalui jalur SBMPTN yakni Jurusan Kedokteran, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Hukum dan Manajemen.

Selain itu Unja juga menerima mahasiswa baru melalui jalur penghafal kitab suci yang akan dilaksanakan pada Juli 2021. Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur penghafal kitab suci tersebut dilaksanakan setelah jalur mandiri dilaksanakan.

“Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur penghafal kitab suci tetap berpedoman pada akademik calon mahasiswa, jika nilai akademik calon mahasiswa baik, maka calon mahasiswa tersebut dapat mengikuti jalur penghafal kitab suci,” kata Kamid. (Ant)